PsikoDeks
Buka Kamus Psikologi
Psikologi Belajar, Terapi Perilaku

Aversi Terkondisi

conditioned aversion

Ringkasan Singkat

Aversi terkondisi adalah kecenderungan atau keinginan untuk menghindari satu stimulus yang dihasilkan dari pemasangannya dengan stimulus lain yang dialami sebagai tidak menyenangkan.

Aversi terkondisi adalah respons belajar di mana individu mengembangkan kecenderungan kuat untuk menghindari suatu stimulus yang sebelumnya netral, karena stimulus tersebut telah dipasangkan dengan stimulus lain yang secara inheren tidak menyenangkan. Pembentukan aversi ini bisa terjadi setelah satu kali pemasangan stimulus yang kuat atau melalui proses pemasangan berulang yang disengaja, seperti dalam pengondisian aversi. Sebagai contoh, seseorang yang ingin berhenti menggigit kuku mungkin mengecat kukunya dengan zat pahit. Rasa tidak enak yang dialami setiap kali ia menggigit kuku akhirnya menyebabkan penghentian perilaku tersebut. Ini menunjukkan bagaimana asosiasi antara tindakan (menggigit kuku) dan konsekuensi negatif (rasa pahit) dapat membentuk respons aversi yang kuat dan bertahan lama, membantu dalam modifikasi perilaku yang tidak diinginkan.

Referensi Yang Bisa Anda Gunakan

  • American Psychological Association. (n.d.). Conditioned aversion. APA Dictionary of Psychology. Retrieved from https://dictionary.apa.org/conditioned-aversion
  • Miltenberger, R. G. (2016). Behavior Modification: Principles and Procedures (6th ed.). Cengage Learning.
Ditambahkan: 5 Mei 2026
Diperbarui: 7 Mei 2026

Peringatan Sitasi Akademik

Halaman ini disusun murni sebagai alat bantu pemahaman awal. Dilarang keras mengutip halaman ini sebagai sitasi utama dalam karya ilmiah atau tugas akhir. Silakan gunakan literatur primer yang tercantum pada daftar pustaka.

Feedback